Dieng.Info

Tentang Dieng.Info

Dieng.info merupakan sebuah website sederhana yang berisi aneka informasi tentang Dieng. Info destinasi wisatanya, info kuliner, info penginapan, info event, dan bahkan info biro perjalanan wisata yang bisa membawa anda liburan ke Dieng. Salah satu acara yang terkenal di Dieng adalah acara tahunan “Dieng Culture Festival”, yaitu sebuah acara tradisi cukur rambut gimbal, untuk anak kecil di Dieng.

Untuk info Dieng culture festival, nanti akan di bahas sendiri di halaman lain. Kalau untuk objek wistanya, ada lumayan banyak di Dieng. semuanya bagus-bagus, nggak ada yang jelek. contohnya yang bagus adalah wisata bukit Sikunir. di bukit Sikunir ini kita bisa menikmati Golden Sunrise, yang konon merupakan sunrise terindah di Asia.

Di Dieng ada 1 buah unik yang hanya bisa tumbuh di Dieng, buah tersebut namanya Carica. kalau di tanam ditempat lain selain di Dieng, buah ini dijamin nggak bakalan tumbuh

  

 

Sekilas Tentang Dieng  

Menurut Wikipedia, Dataran Tinggi Dieng adalah kawasan vulkanik aktif di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Dieng memiliki Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000 m di atas permukaan laut. Suhu berkisar 12—20 °C di siang hari dan 6—10 °C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas (“embun racun”) karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.

Secara administrasi, Dieng diibagi menjadi 2 wilayah, yaitu Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara dan Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Wilayah ini merupakan salah satu wilayah paling terpencil di Jawa Tengah.

 

Geologi

Dataran tinggi Dieng (DTD) adalah dataran dengan aktivitas vulkanik di bawah permukaannya, seperti Yellowstone ataupun Dataran Tinggi Tengger. Sesungguhnya ia adalah kaldera dengan gunung-gunung di sekitarnya sebagai tepinya. Terdapat banyak kawah sebagai tempat keluarnya gas, uap air dan berbagai material vulkanik lainnya. Keadaan ini sangat berbahaya bagi penduduk yang menghuni wilayah itu, terbukti dengan adanya bencana letusan gas Kawah Sinila 1979. Tidak hanya gas beracun, tetapi juga dapat dimungkinkan terjadi gempa bumi, letusan lumpur, tanah longsor, dan banjir.

Selain kawah, terdapat pula danau-danau vulkanik yang berisi air bercampur belerang sehingga memiliki warna khas kuning kehijauan.

Secara biologi, aktivitas vulkanik di Dieng menarik karena ditemukan di air-air panas di dekat kawah beberapa spesies bakteri termofilik (“suka panas”) yang dapat dipakai untuk menyingkap kehidupan awal di bumi.

Kalau bicara tentang Dieng, tentu bayangan kita akan langsung tertuju dengan yang namanya candi, kawah, telaga, dan sunrise. ya. semua itu memang benar.

Untuk candi ada Candi Gatotkaca, Candi Bima, Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Sembadra, Candi Srikandi, Candi Setyaki, Gangsiran Aswatama, dan Candi Dwarawati. (nanti akan di bahas di halaman lain, tentang candi Di dieng ini).

Kalau kawah ada Candradimuka, Sibanteng, Siglaga, Sikendang (berpotensi gas beracun), Sikidang, Sileri, Sinila (berpotensi gas beracun), Timbang (berpotensi gas beracun). mungkin masih ada beberapa kawah yang belum saya sebutkan disini.

Kalau telaganya ada Telaga Warna, sebuah telaga yang sering memunculkan nuansa warna merah, hijau, biru, putih, dan lembayung, Telaga Pengilon, yang letaknya bersebelahan persis dengan Telaga Warna, uniknya warna air di telaga ini bening seperti tidak tercampur belerang. Keunikan lain adalah yang membatasi Telaga Warna dengan Telaga Pengilon hanyalah rerumputan yang terbentuk seperti rawa kecil. Telaga Merdada, adalah merupakan yang terbesar di antara telaga yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Airnya yang tidak pernah surut dijadikan sebagai pengairan untuk ladang pertanian. Bahkan Telaga ini juga digunakan para pemancing untuk menyalurkan hobi atau juga wisatawan yang sekadar berkeliling dengan perahu kecil yang disewakan oleh penduduk setempat. O iya ada alagi telaga Cebong, Telaga Dringo, dan Telaga Nila. (Mungkin tidak terlalu dikenal).

Dan kalau bicara sunrise, sudah tentu ada bukit Sikunir. Ada hal menarik di puncak sikunir, Karena sikunir berada di desa Sembungan , yaitu desa tertinggi dipulau jawa. dan juga dari puncak Sikunir ini kita bisa menyaksikan Golden Sunrise.

Tentunya masih ada obyek wisata lain di Dieng yang bagus-bagus. yang diatas itu hanya yang sudah banyak dikenal masyarakat.

O iya di Dieng banyak sekali penginapan, jadi yang dari luar kota tidak perlu bingung jika berkunjung ke Dieng untuk beberapa hari.